Friday, October 3, 2008

Legenda Wong Fei Hung

FILMNYA yang dibintang Jet Li cukup terkenal dan dibuat sekuel sampai 4 kali. Begitu terkenalnya, sampai-sampai kadang orang bertanya, apakah sosok Wong Fei Hung itu benar-benar ada atau sekedar rekaan film saja. Ternyata, nama itu benar-benar ada dan cukup berpengaruh di China.

WONG FEI HUNG yang lahir pada 1847 di Kwantung (Guandong) berasal dari keluarga muslim yang dikenal ahli dalam ilmu pengobatan dan beladiri tradisional Tiongkok (wushu). Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah tabib dan pemilik klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong), serta menguasai wushu tingkat tinggi yang membuatnya terkenal sebagai salah seorang dari Sepuluh Macan Kwantung.

Kombinasi ilmu pengobatan Tiongkok tradisional dan teknik beladiri yang berpadu dengan olah keluhuran budi membuat keluarga Wong banyak turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu.


Banyak diantara pasiennya yang meminta bantuan pengobatan berasal dari kalangan miskin tetapi mereka tetap membantu dengan sungguh-sungguh. Selain itu, secara diam-diam keluarga Wong juga turut aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’ing yang korup dan menindas rakyat.

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak perjumpaannya dengan guru ayahnya bernama Luk Ah-Choi yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar. Jurus ini ditemukan, dikembangkan dan menjadi andalan Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi.

Hung Hei-Kwun adalah pendekar dari Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintah pendudukan Manchuria (Dinasti Ch’ing) pada 1734. Dengan kepemimpinan Hung Hei-Kwun inilah, para pejuang pemberontak hampir mengalahkan dinasti penjajah jika saja pemerintah tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang).

Wong Fei-Hung kemudian meneruskan belajarnya pada ayahnya sendiri hingga kemudian pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan cakar macan dan pukulan khusus sembilan.

Selain dengan tangan kosong, ia juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat setempat pernah menyaksikan bagaimana ia seorang diri dengan hanya bersenjatakan tongkat (toya) berhasil mengalahkan 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia mau membela rakyat kecil yang akan mereka peras.

Dalam awal kehidupan berkeluarganya, Tuhan mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek, lalu ia memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan pasangan hidupnya yang terakhir bernama Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga sangat ahli beladiri. Mok Gwai Lan pun turut mengajar beladiri pada kelas perempuan di perguruan suaminya hingga pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal.


Sumber dari: http://www.rileks.com/ragam/?act=detail&artid=31102006116541

Ternyata, Wong Fei Hung adalah anak dari keluarga muslim!!!! Baru tahu saya...

Thursday, October 2, 2008

A Nazi officer who saved a Jew...

Ini kisah tentang kapten Wilm Hosenfeld, kapten Nazi Jerman yang baik hati, dia menyelamatkan seorang Yahudi Polandia, Wladyslaw Szpilman pada tahun 1945 dari cengkraman Nazi. Wladyslaw adalah seorang pianis Polandia yang kabur dari ghetto di Warsawa. Ia mengalami banyak penderitaan, tidak makan berhari-hari dan bersembunyi dari orang2 Jerman. Ia sangat bersyukur waktu menemukan sepotong roti keras yang bekas digerogoti tikus dan air yang berlapis minyak dan penuh dengan lalat, laba-laba dan serangga mati di dalamnya.

Ia ditemukan oleh Wilm ketika sedang berusaha membuka kotak makanan yang terkunci. Wilm bertanya padanya, "Apa yang kau lakukan ?"

"Lakukan apapun yang kau mau, aku sudah cukup berlari seumur hidupku, aku tidak akan pergi dari sini"

Lalu Wilm bertanya,"Apa yang kaulakukan untuk hidup ?"

"Aku pianis"

"Ikut aku"

Lalu si Kapten Nazi membawa Szpilman ke sebuah piano tua dan berkata,"mainkan sesuatu"

Szpilman diam, dia membayangkan kematian setelah dia memainkan piano itu.

"Aku tidak akan membunuhmu, aku berjanji"

Setelah hatinya tenang, Szpilman memainkan Nocturne in Sharp C Minor dihadapan si Nazi, awalnya agak kaku setelah 2 tahun tidak menyentuh piano lagi, tapi ia berhasil memainkannya dengan indah, dan setelah itu lagu selesai. Wilm bertanya di mana ia bersembunyi dan Szpilman menunjukkan sebuah loteng kepadanya.

"Kenapa kamu tidak mengungsi? Apa kamu orang Yahudi ?"

"Ya"

"Aku akan kembali lagi besok, membawa makanan untukmu"

Szpilman tidak mempercayai kata-kata si kapten. Ia bertanya "Apakah Anda orang Jerman ?"

"Ya, saya orang Jerman...seorang yang bangga akan dirinya di masa lampau, tapi tidak lagi...setelah aku melihat semua ini"

Besoknya Wilm menepati janjinya, Ia memberikan Szpilman satu bungkusan besar, penuh roti dan selai, dan makanan2 lain, cukup untuk 2 bulan.

"Aku dan divisiku akan pergi meninggalkan Warsawa, selamat tinggal dan jaga dirimu...Soviet sedang datang untuk menyelamatkanmu"

Szpilman cepat2 menarik tangan si kapten "Tunggu dulu...saya tidak tahu siapa namamu, tapi...jika suatu saat kamu dalam masalah ingat namaku, Wladyslaw Szpilman, Polish Radio"

Si Nazi tersenyum malu, ia tidak menyangka, dan setelah itu mereka saling mengucapkan selamat tinggal. Beberapa hari kemudian, Tentara Soviet memasuki Warsawa.

Hosenfeld tidak pernah berhasil kabur, ia dan divisinya ditangkap di kota Blonie, salah satu teman Szpilman yang berkunjung ke kamp tawanan Sovyet bercerita bahwa ia bertemu dengan seorang Nazi yang mengenal Szpilman, tapi begitu ia mau menyebutkan namanya, seorang tentara Sovyet menghalanginya, Hosenfeld tidak pernah dibebaskan, ia meninggal di kamp kerja paksa karena penyakit thoracic aorta, walaupun pernah datang petisi ke Sovyet untuk membebaskan Wilm. Walaupun Wilm juga pernah membantu beberapa orang Yahudi lain kabur dari Ghetto, dan pernah membela seorang anak kecil yang mau dieksekusi oleh SS, namun ia gagal karena orang SS itu mengancamnya. Ia seorang penganut katolik yang baik. Ia datang ke gereja di Warsawa dengan seragamnya. Ia bahkan menundukkan kepalanya di hadapan pastor Polandia yang berkebangsaan Slav, yang dianggap rendah oleh orang-orang Nazi. Ia selalu duduk bersama jemaat lainnya dan tidak mengeksklusifkan dirinya. Ia dikenal baik oleh orang-orang Polandia dan terkenal selalu membantu keluarga yang kekurangan makanan dan sopan terhadap orang tua.

Beberapa tahun kemudian, namanya muncul di Yad Vashem, tempat penghargaan bagi orang2 non-Yahudi yang membantu orang Yahudi menghindari Holocaust. Ia akan selalu dikenang...


Kisah ini telah difilmkan dalam film tahun 2002, "The Pianist", sebuah film yang menyabet banyak gelar, di antaranya adalah Oscar untuk Sutradara Terbaik (Roman Polanski), dan Aktor Terbaik (Adrien Brody).


Don't Judge a Book by Its Cover!!!

Wednesday, October 1, 2008

Tahukah Anda... #003

Tahukah Anda bahwa....

  • ...nama “Muhammad” adalah nama yang paling populer di seluruh dunia, dan menempati urutan nomor dua di negara Inggris untuk nama bayi laki-laki ( urutan pertama ditempati oleh nama ‘Jack’ )
  • ... Albania merupakan negara satu-satunya di benua Eropa yang 90% penduduknya beragama Islam
  • ... Kata-kata berikut ini diserap dari bahasa Arab : Algebra, Zero, Cotton, Sofa, Rice, Candy, Safron, Balcony, dan bahkan ‘Alcohol’ juga berasal dari bahasa Arab, al-Kuhl, yang mempunyai arti bubuk
  • ... Beberapa ayat di dalam Al-Qur’an menggambarkan pentingnya persamaan hak antara pria dan wanita ( secara perhitungan matematik ). Kata “Pria” dan “Wanita” di dalam Al-Qur’an sama-sama berjumlah 24
  • ...Umat Hindu percaya bahwa di dalam Ka'bah ada salah satu dari Tuhan mereka yang bernama ‘Shiva Lingam
  • ...Jikalau sekarang Al-Qur’an dihancurkan, maka versi arab dari Al-Qur’an akan segera di-recover oleh jutaan muslim, yang disebut Huffaz yang telah menghafalkan kata-kata di dalam Al-Qur’an dari mulai awal sampai dengan akhir ayat. 

Semoga bermanfaat...

Selamat hari raya Idul Fithri 1429 H...

Tentang saya

My photo
Tangerang, Banten, Indonesia
Willy Saefurrahman 23 tahun Jomblo