Friday, October 17, 2008

Bahaya Mengeluh

Hati-hati dengan mengeluh! Menurut beberapa penelitian dan pengalaman,mengeluh dapat mengganggu kesehatan... Nih beritanya (sebenarnya sih udah lama, tapi, yah sekedar sharing saja):


Surabaya (ANTARA News) - Ketua Masyarakat Paliatif Indonesia Cabang Surabaya, dr Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU) mengemukakan, tips sehat dengan menyarankan agar manusia tidak mudah mengeluh atau sakit hati setiap menyikapi suatu peristiwa.

"Manusia bisa sehat dengan banyak bersyukur atas semua karuania yang diberikan Sang Pencipta. Jangan mudah marah, jangan mudah tersinggung, jangan mudah sakit hati dan jangan mudah mengeluh," katanya dalam cermah kesehatan di hadapan ribuan prajurit TNI AL di Kobangdikal Surabaya, Rabu.

Ceramah oleh dokter yang sehari-hari bertugas di RSU Dr Soetomo Surabaya untuk memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW itu bertajuk, "Sehat, Ikhlas, Sukses dan Tip Menjalani Hidup".

Menurut dia, perilaku sehat dan ikhlas merupakan salah satu sisi yang telah dicontohkan Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir utusan Allah yang membawa ajaran dengan konsep "rahmatan lil `aalamiin" atau menjadi rahmat bagi semua isi alam.

"Perbanyak senyum kemudian melakukan aktivitas dengan ikhlas. Jangan lupa juga berdoa dan banyak mendekatkan diri pada Tuhan. Itu semua menjadi resep mujarab untuk bisa hidup secara sehat," kata alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga tahun 1988 itu.

Selain bersikap sabar dalam menghadapi masalah, pria kelahiran Surabaya tahun 1963 itu, juga mengingatkan agar manusia melakukan olahraga teratur, makan cukup dengan gizi berimbang dan istirahat secukupnya.

Daripada mengeluh yang bisa bikin bahaya, mari kita coba untuk...
  1. Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Ambilah waktu selama 10-30 detik saja untuk bersyukur kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.
  2. Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.
  3. Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan lihatlah perubahan dalam hidup Anda. "Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri."

Mari coba berfikir:
  • Hari ini, sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik, pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali...
  • Hari ini, sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan kita, pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan....
  • Hari ini, sebelum kita mengeluh tidak punya apa-apa, pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan....
  • Hari ini, sebelum kita mengeluh bahwa kamu buruk, pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya....
  • Hari ini, sebelum kita mengeluh tentang pasangan hidup kita, pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk diberikan teman hidup...
  • Hari ini, sebelum kita mengeluh tentang hidup kita, pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat...
  • Hari ini, sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita, pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya tidak bisa...
  • Hari ini, sebelum kita mengeluh tentang rumah kita yang kotor karena pembantu kita tidak mengerjakan tugasnya, pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan dan tidak punya rumah...
  • Hari ini, sebelum kita mengeluh tentang jauhnya kita telah berkendara, pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan kaki...
  • Dan di saat kita lelah dan mengeluh tentang pekerjaan, pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda...
  • Hari ini, sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa, saat kita semua semua berhadapan dengan Tuhan...
  • Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup kita dalam kesusahan, tersenyum dan mengucap syukurlah kepada Tuhan bahwa kita masih hidup....

Ambil hikmahnya....

Michael Faraday's Story

Di atas sebuah kandang kuda di London menetap seorang pemuda melarat, Michael Faraday, yang tujuh tahun lamanya menjadi tukang jilid dan penjual buku. Suatu hari, ketika ia sedang menjilid Encyclopedia Britannica, perhatiannya tertarik pada karangan tentang listrik dan ia membacanya sampai habis. Ia membeli botol kecil, panci tua, dan alat-alat sederhana lainnya untuk melakukan percobaan-percobaan.

Salah seorang pembeli buku menaruh perhatian pada pemuda itu dan mengajak ia mendengarkan ceramah tentang ilmu kimia oleh Sir Humphry Davy. Faraday mengumpulkan semua keberaniannya dan menulis sepucuk surat kepada sarjana besar itu.

Pada suatu malam, sebelum Michael tidur, kereta Sir Humphry berhenti di depan rumahnya yang reyot itu. Seorang kurir memberikan undangan kepada Faraday untuk berkunjung ke rumah sarjana itu. Michael hampir-hampir tidak mempercayai hal itu. Esoknya, ia menerima usul Sir Humphry Davy dan bekerja pada ahli kimia itu. Ia membersihkan alat-alat laboratorium
dan membawanya ke ruang kuliah.

Dengan penuh minat dan perhatian, ia mengikuti semua gerak-gerik Davy saat yang disebut terakhir itu mengenakan topeng kaca dan mengadakan percobaan-percobaan berbahaya dengan zat-zat yang bisa meletus. Michael pun dengan rajin belajar dan melakukan percobaan-percobaan.

Tak lama kemudian, pemuda miskin ini diminta untuk memberikan ceramah di depan Lembaga Ilmu Alam Inggris dan diangkat menjadi profesor di Akademi Kerajaan di Woolwich. Ia menjadi ahli ilmu alam terbesar di zamannya. Apabila ada orang yang bertanya kepada Sir Humphry Davy, apakah penemuannya yang terbesar, maka jawabannya adalah: Michael Faraday.


Keberhasilan akan bisa dicapai jika ada keinginan untuk benar-benar maju dan berani mengambil risiko serta kemampuan bertahan menghadapi kendala dan menggunakan kesempatan sebaik-baiknya.

Wednesday, October 15, 2008

Tip dan trik komputer #001

Selain rubrik "Tahukah Anda...", saya juga pengen bagi-bagi informasi serta tip dan trik untuk beberapa masalah komputer. Nah, untuk yang pertama, kita akan mulai dari USB terlebih dahulu aja....

Mematikan drive-drive USB secara total
Dulu, saya punya temen yang komputernya kena virus. Komputernya memang komputer jamaah (sering digunakan oleh bareng-bareng). Wajar lah, mahasiswa kere! hehehe (sorry, mungkin sekarang dia udah kaya kali ya?...) Virusnya nyebar ke komputernya dengan menggunakan media flash drive. Kesel karena beberapa kali install ulang ternyata tuh virus nongol lagi, dan nongol lagi (flash drive temen-temennya sih pada nyolokin mulu tiap hari), akhirnya dia blokir port-port USB biar nggak kepake lagi. Memblokir floppy sih gampang, cuma matiin aja di BIOS, tapi kalo flash drive? Kalo dalam BIOS, USB-nya dicabut, maka semuanya akan mati (termasuk printer, scanner, dan semua periferal lainnya). Akhirnya, cara memblokirnya cukup efektif cuman lucu, menutupnya dengan menggunakan solasi ban.. Komputernya pun akhirnya aman!

Tapi, saat ini, Anda nggak usah berusaha sebegitu beratnya untuk menghalau penyebaran virus ke komputer Anda, dengan memblokir semua port USB yang ada dalam komputer (yang akhirnya akan menyebabkan beberapa periferal nggak bisa digunakan karena port-nya kan ditutup). Cukup modifikasi registry Windows, dan port USB untuk media penyimpanan kaya flash drive pun nggak bakalan bisa digunain lagi. Efektif memang, tapi akibatnya kita nggak bisa ngegunain flash drive dan semua media penyimpanan berbasis USB. Mau tahu caranya? Ikuti cara ini:

  1. Masuk registry editor dengan: Start --> Run--> "Regedt32.exe" (tanpa tanda kutip)
  2. Navigasilah ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\UsbStor
  3. Di sana ada sebuah entri, bernama Start. Double click entri tersebut, dan ubah nilainya menjadi 4 untuk mematikan USB, atau mengubahnya menjadi 3 untuk menyalakan kembali.
  4. Tutup registry editor Windows, dan restart komputer.
  5. Colokin flash drive Anda, dan Anda pun nggak bakalan bisa menggunakan flash drive!


Tentang saya

My photo
Tangerang, Banten, Indonesia
Willy Saefurrahman 23 tahun Jomblo