Tuesday, May 27, 2008

Some quotes about teachers and education

A teacher affects eternity: he can never tell where his influence stops.
Henry Adams

What nobler employment, or more valuable to the state, than that of the man who instructs the rising generation.
Marcus Tullius Cicero

The important thing is not so much that every child should be taught, as that every child should be given the wish to learn.
John Lubbock

Those who educate children well are more to be honored than parents, for these only gave life,
those the art of living well.
Aristotle

By learning you will teach; by teaching you will understand.
Latin Proverb

Education is the mother of leadership.
Wendell L. Willkie

Seldom was any knowledge given to keep, but to impart; the grace of this rich jewel is lost in concealment.
Bishop Hall

If you would thoroughly know anything, teach it to others.
Tryon Edwards

We cannot hold a torch to light another's path without brightening our own.
Ben Sweetland

Grammar speaks; dialectics teach us truth; rhetoric gives colouring to our speech; music sings; arithmetic numbers; geometry weighs and measures; astronomy teaches us to know the stars.
Latin Maxim

To know how to suggest is the great art of teaching.
Henri Frederic Amiel

We learn by teaching.
James Howell

It is the supreme art of the teacher to awaken joy in creative expression and knowledge.
Albert Einstein

The most effective teacher will always be biased, for the chief force in teaching is confidence and enthusiasm.
Joyce Cary

Education is the guardian genius of democracy. It is the only dictator that free men recognize, and the only ruler that free men require.
Mirabeau Buonaparte Lamar

Whatever you want to teach, be brief.
Horace

To me, education is a leading out of what is already there in the pupil's soul.
Muriel Spark

Nine-tenths of education is encouragement.
Anatole France

He that teaches us anything which we knew not before is undoubtedly to be reverenced as a master.
Samuel Johnson

I hear and I forget. I see and I remember.
I do and I understand.
Chinese Proverb

Be careful to leave your sons well instructed rather than rich, for the hopes of the instructed are better than the wealth of the ignorant.
Epictetus

Teaching is not a lost art, but the regard for it is a lost tradition.
Jacques Barzun

Education is the transmission of civilization.
Will Durant

To teach is to learn twice over.
Joseph Joubert

A schoolmaster should have an atmosphere of awe, and walk wonderingly, as if he was amazed at being himself.
Newton D. Baker

One good teacher in a lifetime may sometimes change a delinquent into a solid citizen.
Philip Wylie

A child miseducated is a child lost.
John F. Kennedy

A master can tell you what he expects of you.
A teacher, though, awakens your own expectations.
Patricia Neal

So...???
[excerpt from here]....

Friday, May 9, 2008

60 tahun Israel, 60 tahun Palestina, 60 tahun yang tidak jelas

14 Mei 1948, 60 tahun lalu, merupakan hari jadi negara Israel. Negara yang sebagian besar warganya beragama Yahudi. Theodor Herzl mulai mendirikan Israel, karena memang ia hendak mencari "Tanah Yang Dijanjikan"--Zion, dan akhirnya sekarang gerakan pencarian tersebut disebut dengan Zionisme.


Nanti, pada tanggal 14 Mei 2008, saat Israel menyelenggarakan Pesta Deklarasi negara Israel, katanya mereka akan mengelarnya secara besar-besaran, dalam waktu seminggu. Banyak yang akan ditampilkan, mulai dari konser musik, pesta kembang api, hingga aksi akrobatik udara, memamerkan kekuatan tempur angkatan udara Israel. Acara tersebut, akan ditutup dengan pengadaan konferensi internasional yang katanya akan dihadiri oleh George Walker Bush, presiden Amerika Serikat, dan juga mantan presiden Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, alias Gus Dur.

Entah apakah perayaan itu bisa membuat rakyat Israel sedikit melupakan konflik yang selama 60 tahun ini berlangsung dengan para umat muslim di Palestina. Selama 60 tahun tersebut, rakyat negara Zionis ini hidup di dalam keadaan serba tidak pasti lantaran tidak adanya jaminan keamanan. Karena itu, Israel menutup seluruh daerah West Bank (Tepi Barat) menjelang perayaan tersebut dilakukan...

Akan tetapi, tanah itu sebelumnya dikuasai oleh sebuah negara yang independen, yang disebut dengan Palestina. 60 tahun yang lalu, saat Israel mendirikan negara di sana, rakyat Palestina pun mulai hidup menderita, kekurangan makanan, kekurangan kasih sayang, dan juga ketakutan. Tiga perang besar bergejolak untuk menentang pendeklarasian negara Israel, Perang Kemerdekaan Israel (dikenal juga dengan sebutan Perang Arab-Israel 1948), Perang Enam Hari (1967), dan Perang Yom Kippur belum mampu membebaskan rakyat Palestina yang Muslim itu dari cengkeraman penjajahan negara Israel.

Allah berkata:
...wa lanabluwannakum bi syaiin min al-khaufi, wa al-juu`i wa naqshin min al-amwaali wa al-anfusi, wa al-tsamaraat....

Penjajahan Israel juga membuat Palestina terbelah sejak pertengahan Juni 2007. Partai Fatah yang dipimpin oleh Presiden Otoritas Plestina, Mahmud Abbas menguasai Tepi Barat dan Hamas yang tidak mau mengakui negara Israel mengontrol Jalur Gaza. Sejak itulah krisis kemanusiaan timbul lantaran empat pintu perbatasan (Erez [perbatasan antara Gaza dan Israel], Nahal Oz [perbatasan antara Gaza Israel], Raha [perbatasan antara Gaza dan Mesir], dan Karim Shalom [perbatasan antara Gaza-Mesir-Israel]) ditutup oleh Israel.

Yasser Arafat, almarhum pemimpin Palestinian Liberalization Organization (PLO), mengusahakan agar rakyat Palestina terbebas dari cengkeraman Israel. Tapi usahanya tidaklah berhasil. Konferensi Annapolis pada tahun 2007 yang lalu, yang membuka kembali proses dialog antara Palestina-Israel, yang terhenti akibat gerakan Intifadha Kedua, September 2000, menjadi sebuah harapan yang baru.

Namun tetap saja, pembicaraan damai itu mentok pada tiga isu yang sangat sensitif bagi kedua belah pihak, yakni status Yerusalem (sebagai kota yang dijanjikan menurut Israel), batas wilayah, dan juga pemulangan para pengungsi ke kampung halamannya. Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina nanti, sementara Israel menghendaki kota suci tersebut sebagai ibu kotaabadi mereka yang tidak bisa dibagi dua. Secara sepihak, klaim ini diperkuat dengan Jerusalem Basic Law yang disahkan Kneset (parlemen Israel), 28 tahun yang lalu.

Pada tahun 1967, Israel memang pernah memenuhi tuntutan Palestina untum memiliki batas wilayah, tapi hal tersebut tidak terjadi pada akhir-akhir ini, selama Israel dipimpin oleh Shimon Peres, Ehud Barak, atau bahkan Ariel Sharon. Bagi Israel, kehadiran kembali pengungsi Palestina yang jumlahnya lebih besar daripada empat setengah juta penduduk tersebut bisa mengancam keamanan sekitar enam juta rakyat Israel.

Maklum saja, kepulangan mereka kemungkinan besar dipenuhi dengan dendam lantaran diusir oleh Israel, saat Israel memproklamirkan dirinya menjadi sebuah neara, dalam sebuah peristiwa yang kini dikenang dengan sebutan peristiwa Naqba. Saat itu, sekitar 700 ribu warga Palestina diusir keluar dari rumah mereka.

Well, itu sekelumit sejarah dan masalah yang terjadi di Israel dan Palestina. 60 tahun yang mereka jalani, 60 tahun pula mereka berada di dalam ketidakjelasan. Israel dan Palestina membangun negara mereka di atas genangan (atau mungkin lautan) air mata dan juga darah. Memang, sejak 3000 tahun yang lalu daerah ini memang menjadi daerah sengketa. sengketa dari Raja Thalut (bersama nabi Daud) dan Jalut. Perang Salib, dan perang-perang yang lainnya yang mengatasnamakan Agama... Kini, pihak yang terlibat adalah Perang antara Israel dan Palestina, yang sebenarnya berlangsung 60 tahun yang lalu...

Bisakah Palestina menang melawan Israel? Adakah jalan damai di antara keduanya? Saya harap jalan kedualah yang akan menjadi solusi. Sudah banyak nyawa yang terbang akibat konflik kedua negara....

Thursday, May 8, 2008

60 tahun Israel, 60 tahun Palestina, 60 tahun yang tidak jelas

14 Mei 1948, 60 tahun lalu, merupakan hari jadi negara Israel. Negara yang sebagian besar warganya beragama Yahudi. Theodor Herzl mulai mendirikan Israel, karena memang ia hendak mencari "Tanah Yang Dijanjikan"--Zion, dan akhirnya sekarang gerakan pencarian tersebut disebut dengan Zionisme.

Nanti, pada tanggal 14 Mei 2008, saat Israel menyelenggarakan Pesta Deklarasi negara Israel, katanya mereka akan mengelarnya secara besar-besaran, dalam waktu seminggu. Banyak yang akan ditampilkan, mulai dari konser musik, pesta kembang api, hingga aksi akrobatik udara, memamerkan kekuatan tempur angkatan udara Israel. Acara tersebut, akan ditutup dengan pengadaan konferensi internasional yang katanya akan dihadiri oleh George Walker Bush, presiden Amerika Serikat, dan juga mantan presiden Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid, alias Gus Dur.

Entah apakah perayaan itu bisa membuat rakyat Israel sedikit melupakan konflik yang selama 60 tahun ini berlangsung dengan para umat muslim di Palestina. Selama 60 tahun tersebut, rakyat negara Zionis ini hidup di dalam keadaan serba tidak pasti lantaran tidak adanya jaminan keamanan. Karena itu, Israel menutup seluruh daerah West Bank (Tepi Barat) menjelang perayaan tersebut dilakukan...

Akan tetapi, tanah itu sebelumnya dikuasai oleh sebuah negara yang independen, yang disebut dengan Palestina. 60 tahun yang lalu, saat Israel mendirikan negara di sana, rakyat Palestina pun mulai hidup menderita, kekurangan makanan, kekurangan kasih sayang, dan juga ketakutan. Tiga perang besar bergejolak untuk menentang pendeklarasian negara Israel, Perang Kemerdekaan Israel (dikenal juga dengan sebutan Perang Arab-Israel 1948), Perang Enam Hari (1967), dan Perang Yom Kippur belum mampu membebaskan rakyat Palestina yang Muslim itu dari cengkeraman penjajahan negara Israel.

Allah berkata:
...wa lanabluwannakum bi syaiin min al-khaufi, wa al-juu`i wa naqshin min al-amwaali wa al-anfusi, wa al-tsamaraat....

Penjajahan Israel juga membuat Palestina terbelah sejak pertengahan Juni 2007. Partai Fatah yang dipimpin oleh Presiden Otoritas Plestina, Mahmud Abbas menguasai Tepi Barat dan Hamas yang tidak mau mengakui negara Israel mengontrol Jalur Gaza. Sejak itulah krisis kemanusiaan timbul lantaran empat pintu perbatasan (Erez [perbatasan antara Gaza dan Israel], Nahal Oz [perbatasan antara Gaza Israel], Raha [perbatasan antara Gaza dan Mesir], dan Karim Shalom [perbatasan antara Gaza-Mesir-Israel]) ditutup oleh Israel.

Yasser Arafat, almarhum pemimpin Palestinian Liberalization Organization (PLO), mengusahakan agar rakyat Palestina terbebas dari cengkeraman Israel. Tapi usahanya tidaklah berhasil. Konferensi Annapolis pada tahun 2007 yang lalu, yang membuka kembali proses dialog antara Palestina-Israel, yang terhenti akibat gerakan Intifadha Kedua, September 2000, menjadi sebuah harapan yang baru.

Namun tetap saja, pembicaraan damai itu mentok pada tiga isu yang sangat sensitif bagi kedua belah pihak, yakni status Yerusalem (sebagai kota yang dijanjikan menurut Israel), batas wilayah, dan juga pemulangan para pengungsi ke kampung halamannya. Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina nanti, sementara Israel menghendaki kota suci tersebut sebagai ibu kotaabadi mereka yang tidak bisa dibagi dua. Secara sepihak, klaim ini diperkuat dengan Jerusalem Basic Law yang disahkan Kneset (parlemen Israel), 28 tahun yang lalu.
==========================================================================================
Well, itu sekelumit sejarah dan masalah yang terjadi di Israel dan Palestina. 60 tahun yang mereka jalani, 60 tahun pula mereka berada di dalam ketidakjelasan. Memang, sejak 3000 tahun yang lalu daerah ini memang menjadi daerah sengketa. sengketa dari Raja Thalut (bersama nabi Daud) dan Jalut. Perang Salib, dan perang-perang yang lainnya yang mengatasnamakan Agama... Kini, pihak yang terlibat adalah Perang antara Israel dan Palestina, yang sebenarnya berlangsung 60 tahun yang lalu...

Bisakah Palestina menang melawan Israel?

Tentang saya

My photo
Tangerang, Banten, Indonesia
Willy Saefurrahman 23 tahun Jomblo